Hadapi New Normal, Telkom Dukung Para Pelaku Industri Distribution & Trading

Masa New Normal saat ini, menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh industri dalam menjalankan bisnisnya. Telkom terus berupaya memberikan mendukung kepada berbagai sektor industri dalam menjalankan bisnis perusahaannya, Guna menunjukkan dukungannya, Telkom selenggarakan event Business Value Creation yang ke-5. Untuk kali ini ditujukan kepada para pelaku industri di industri Distribution & Trading spesifik untuk sektor Mall & Retail Non FMCG dengan tema “Surviving the Covid-19 Challenges and Overcoming the Post Pandemic Effects” melalui virtual conference CloudX pada hari Kamis (25/6).

Deputy Executive Vice President Divisi Enterprise Service Telkom Suhartono dalam sambutannya mengatakan bahwa kami ingin meng-encourage dan memberikan value kepada pelanggan sehingga dapat membantu meningkatkan pertumbuhan bisnis perusahaan di masa post pandemic. Hal ini sejalan dengan visi Telkom yaitu To Be The Most Preferred Digital Telco to Empower the Society, dimana kita akan bersama-sama berkolaborasi untuk memajukan masyarakat Indonesia.

Sesi selanjutnya, terdapat sharing session Industrial Update yang disampaikan oleh CEO MarkPlus, Inc. Iwan Setiawan dengan topik “Surviving the Pandemic Preparing for the Post” dalam perspektif Mall & Retail Industry. Menurut hasil riset, Iwan menyampaikan bahwa sebesar 33% bisnis retail mengalami penurunan secara signifikan bahkan setelah masa transisi terjadi. Hal ini dikarenakan kegiatan shopping bukan lagi sebuah habitual, tetapi berubah menjadi suatu occasion bagi para consumer. Dalam survey yang dilakukan MarkPlus, sebanyak 39.1% consumer memutuskan untuk pergi ke offline store yang mengimplementasikan protokol kesehatan, mengingat perilaku consumer saat ini yang lebih concern terhadap hygiene & safety.

Menghadapi tuntutan tersebut, terdapat beberapa taktik yang juga disampaikan Iwan, yaitu melakukan contactless service seperti melayani transaksi retail secara online atau bahkan system pick up di parking lot menjadi tren baru bagi para pelaku bisnis di sektor Mall & Retail. Penyediaan capacity control access yang memungkinkan consumer melakukan pengecekan traffic di dalam Mall melalui aplikasi juga menjadi suatu hal yang menarik, sehingga dapat menghindari adanya penumpukan pengunjung.

Setelah sesi sharing session yang disampaikan oleh Iwan Setiawan, dilanjutkan dengan sesi FGD yang dipandu oleh Founder Sprinthink Pathya Budhiputra dengan menggunakan metode Design Thinking untuk saling berdiskusi dan berkolaborasi antar para pelaku industri guna mencari solusi quick win dengan skala prioritas yang dapat dilakukan oleh pelanggan agar dapat survive dalam menghadapi masa post pandemic. Terdapat tiga fokus utama yang digali dalam FGD kali ini, yaitu mulai dari New Business Model, Business Operation dan Customer Experience. Teknis pelaksanaan FGD ini dilakukan menggunakan tools mentimeter untuk mempermudah brainstorming yang dilakukan secara online.

Di akhir sesi, GM ESS Distribution & Trading Service Divisi Enterprise Service Telkom Iman Pramudhito menyampaikan closing remarks dengan merangkum keseluruhan acara dan menyampaikan informasi terkait hasil FGD yang nantinya akan kami wrap-up untuk menghasilkan solusi-solusi digital terbaik guna mendukung kemajuan bisnis perusahaan.

Artikel Terkait

Telkom Raih Penghargaan Indonesia Most Creative Company 2019

Penghargaan Indonesia Most Creative Companies 2019 merupakan wujud apresiasi kep...

TelkomGroup Borong Empat Penghargaan Internasional pada Fros...

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali meraih penghargaan tingkat in...

Telkom Berikan Bantuan Peduli Pendidikan bagi Sekolah di Wil...

Sebagai bagian dari rangkaian peringatan 54 tahun PT Telkom Indonesia (Persero)...